Senin, 26 Maret 2018
*Ortu Siswa Protes Kesepakatan Diabaikan Penyelenggara Pariwisata*
Rembang BU - Agenda rutinitas karya wisata yang diagendakan sekolah setiap tahunnya menyisakan permasalahan, hal tersebut dialami oleh SDN Sumberjo 2 Rembang, dengan tujuan karya wisata berlokasi di WBL dan Goa Maharani Lamongan Jawa Timur. Minggu (25/3)
Berbagai keluhan dialami para orang tua siswa SDN Sumberejo 02, dikarenakan baik sekolah maupun panitia penyelenggara kurang memperhatikan kenyamanan bagi para siswa terkait tempat duduk, hal ini yang membuat para orang tua protes dikarenakan antara wali murid dan pembimbing dalam hal ini guru tidak sesuai dengan kesepakatan awal pada saat forum rapat.
Dalam hal ini kesepakatan hasil musyawarah bersama antara wali murid, guru pembimbing/panitia, kepala sekolah dan komite pada kamis (15/3) telah disepakati, yang mana kesepakatan awal penggunaan bus seharusnya menggunakan bus SHD dengan tempat duduk 2_2, akan tapi justru pas pelaksanaannya panitia penyelenggara menggunakan bus HD dengan tempat duduk 2_3. Hal inilah yang memicu protes para orang tua. Panitia penyelenggara menyediakan tempat duduk 2_3 dengan dalih ongkosnya mahal Rp 350.000,-/siswa ucap salah satu orang tua saat memberikan keterangan kepada media.
Disisi lain Jasmani selaku supir bus Madu Kismo setelah ditemui awak media mengatakan, bahwa dirinya tidak tahu menahu adanya pembiayaan sewa bus. Dengan nada bicara yang sedikit agak ketakutan untuk memberikan penjelasan, Jasmani mengatakan bahwa sewa bus dengan tempat duduk 2_3 harga sewa dikisaran Rp 3,5 juta.
Sebelum pemberangkatan Jasmani sempat berkomunikasi dengan para orang tua siswa, dalam komunikasi tersebut Jasmani mengutarakan bahwa terkait urusan jasa sopir bersama kenek semua tergantung dari yang menyewa bus dan bukan menjadi tanggung jawab pemilik bus, sedikitnya kurang lebih Rp 300 ribu buat sopir dan kenek, ucapnya.
Keterangan selanjutnya uraian dari beberapa orang tua siswa mengatakan, kalau guru pembimbing disinyalir tidak bayar ongkos wisata dengan mengambil kelebihan dana dari siswa kelas VI dan beberapa orang tua siswa yang ikut mendampingi.
Hardi/iyanto
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
REMBANG, Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YPPI Rembang jadikan lomba "fashion show" sebagai ajang untuk memamerkan p...
-
Demak BU - Pemkab Demak dalam upaya menuntaskan kemiskinan mendapatkan dukungan dari kementerian sosial ( Kemensos ) sebesar Rp 178,4 mil...
-
Demak BU - Gugus Depan (Gudep) SDN Karangtowo Kecamatan Karangtengah berhasil meraih penghargaan tertinggi sebagai Juara I Putri dalam ke...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar